Muhammad rafi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Usaha ku hasil ku

Jam menunjukkan pukul 09.00 am. Sudah saatnya pergantian jam pelajaran . Doni,siswa kelas 12 SMA.

Doni melihat jadwal pelajaran selanjutnya.

‘’ Haduh kenapa harus Matematika?’’,gumamnya.

Doni sangat membenci matematika . dia melakukan segala cara untuk tidak masuk kelas tersebut . pikirannya pun terlintas untuk bolos dan pergi ke kantin. Ia mengajak teman sepergerombolannya untuk ikut bolos bersamanya .

Bu Dewi,guru matematika yang akan mengajar tidak sengaja melihat doni dan temannya mencoba pergi dari kelas. Dengan segera bu dewi menarik muridnya Kembali masuk ke kelas . pelajaran dimulai . doni yang dari awal tidak ingin mengikuti kelas matematika pun memutuskan untuk tidur selama jam pelajaran.

Waktu jam pelajaran akan segera berakhir , bu dewi memutuskan mengadakan ulangan harian esok hari . para murid berteriak seakan menolak untuk diadakan ulangan ,tapi tidak dengan doni ia tetap dengan dunianya, walau nanti ada badai sekali pun seakan tidak ada pengaruh apapun pada anak itu.

Waktu pulang sekolah tiba , bel belum berbunyi akan tetapi doni dengan sigap sudah ada diparkiran motor. Ketika Bel baru berbunyi sekian detik akan tetapi doni sudah tak Nampak di sekolah . doni langsung pulang ke rumah karna ia merupakan orang yang suka nongkrong setelah pulang sekolah.

Tiba di rumah ia menemui ibunya dan mencium tangan ibunya, setelah itu ia pergi menuju kamarnya untuk membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri ia tidur hingga malam. Dimalam hari doni terbangun dari tidurnya dan menyiapkan beberapa hal yang harus ia bawa esok ke sekolah .

Ia membuka pesan temannya melalui smartphone miliknya. Ia melihat pesan grup dan ada yang memberikan informasi tentang ulangan bu dewi. Doni tidak terlihat panik ataupun bingung ,dia begitu santai dengan ulangan tersebut.

Keesokan harinya ia melihat teman nya serius belajar, dan itu membuat ia malas. Bu dewi masuk dan membagikan lembaran ujian . ah ya, doni bukan tipikel yang mudah menyerah ,tentunya ia akan meminta bantuan alias jawaban pada temannya.

Disaat ia sedang meminta jawaban ada sebuah moment yang tidak tepat yang membuat doni tertangkap basah menyontek. Tanpa basa-basi bu dewi menyobek-nyobek kertas doni lalu melemparkan nya di depan muka doni. Sungguh dramatis. Doni pun membisu sebab kehabisan kata-kata.

‘’saya lebih menghargai jika nilai jelek daripada kecurangan yang kamu buat”,ucap bu dewi.

Doni hanya bisa tertunduk. Menahan malu di depan semua teman-temannya. Hingga ia semakin membenci dan memiliki dendam terhadap guru tersebut.

‘’keluar kamu, tidak usah ikut ulangan’’ ,ucap bu dewi.

Doni keluar kelas dengan amarahnya hingga tidak sengaja membanting pintu dengan keras. Bu dewi menatapnya dengan pandangan yang kurang disukai murid lainnya.

Doni sudah buruk dalam pelajaran matematika,ditambah dengan adanya insiden ini . entah apa yang akan terjadi kedepannya. Doni yang berada di luar kelas mencoba mengendalikan emosinya supaya ia tidak melewati batas dan dapat membuat dirinya lebih dipermalukan lagi. Entah kenapa hari ini .ia benci keadaan,benci semesta.

Keesokan harinya doni berangkat sekolah dengan tergesa-gesa karna jam sudah menunjukan pukul 7 kurang 10 menit. Dan ia tak sempat sarapan . hari itu semesta sepertinya sedang baik . doni tiba di sekolah tepat bel masuk berbunyi.

Namun dihari yang baik rupanya pelajaran pertama disambut dengan matematika. Doni bersikap seperti biasanya. Diakhir bu dewi memberikan tugas membuat makalah trigonometri.

Karna sikap pemalas yang sudah mengalir di dalam diri doni. Doni pun memutuskan mengambil contoh makalah dari google tanpa mengubahnya sedikitpun. Tiba waktu pengumpulan tugas makalah. Bu dewi merupakan sosok yang detail, dan teliti sehingga ia memeriksa satu per satu tugas siswanya.

“Doni tugas kamu tidak ibu terima, kamu ini saya suruh membuat bukan menjiplak‘’,ucap bu dewi . ‘’tapi itu saya buat sendiri bu’’,ucap doni. Bu dewi pun menunjuk sebuah Tulisan yang dimana terdapat nama dewi. ‘’kamu tidak lihat disini ada nama siapa? Kamu ini bodoh atau gimana? Bagaimana bisa kamu menjiplak makalah milik ibu’’ucap bu dewi.

Doni merasa dirinya sangat bodoh,bagaimana bisa ia menjiplak makalah milik gurunya itu . ia mengumpati dirinya sendiri tanpa henti.

Sejak kejadian itu , semua hal berubah.

Bu dewi mengembalikan tugas doni dan meminta untuk tugas nya selesai pada hari jum’at ,tanpa alasan . kali ini doni bersungguh-sungguh mengerjakan tugasnya .doni yang tadinya pemalas kini memiliki semangat yang berkobar.

Syukurnya semangat itu tidak pudar dengan cepat . hari ke hari doni pun terlihat semakin menyukai matematika .ia juga semakin rajin belajar . karna ia menginjak kelas 12 yang akan menghadapi ujian nasional ia harus membuat dirinya lebih bersemangat dalam belajar.

Tiba saat-saat try out. Doni mengikuti try out dengan lancar. Teman-temanya tidak percaya akan perubahan drastis yang berasal dari doni. Mereka merasa bahwa itu bukan doni yang mereka kenal sebelumnya . bu dewi yang mendengar serta melihat secara langsung perubahan doni tersenyum lega.

Setelah istirahat doni mengunjungi ruangan bu dewi. Ia meminta beberapa saran untuk masuk ke universitas keinginannya , bu dewi dengan senang hati menjawab pertanyaan dan memberikan beberapa saran kepada doni. Bu dewi tidak lupa berpesan untuk tidak membuat diri doni merasa tertekan.

Ujian nasional pun tiba . doni merasa gugup karna baru kali ini ia bersungguh-sungguh belajar . berbeda dengan saat ujian SMP nya. Sebelum ia memasuki ruangan ujian seblumnya ia sudah meminta doa dari keluarga nya dan tidak lupa dengan guru-gurunya, terutama bu dewi si guru matematika yang dulu ia benci.

Doni menjalani ujian nya kurang lebih satu minggu. Kini ia hanya perlu menunggu hasil ujiannnya keluar.

Hari yang dinantikan pun tiba . kini semua murid melihat hasil dari usahanya masing-masing. Wajah pucat menyelimuti doni , sungguh ia tidak percaya akan semuanya. Ia pun berfikir dirinya mendapat mukjizat. Ia mendapatkan nilai sempurna untuk ujiannya. Bu dewi menghampiri doni memberikan senyuman lebar nya.

‘’ibu salut sama kamu, doni’’ ucap bu dewi .

###

Tiba hari perpisahan .

Doni dengan rasa bangga menaiki panggung karena mendapat nilai ujian yang sempurna. Doni mencari seseorang yang sangat dihormatinya ,seseorang yang memberikan motivasi hingga ia dapat mencapai titik ini. Namun ia tidak menemukan keberadaan guru tersebut. Ia turun panggung menggenggam beberapa penghargaan yang diberikan sekolah untuk dirinya .

‘’bu dewi tidak bisa hadir ,ia sedang pergi keluar kota’’ ucap pak kepala sekolah’’

Doni sedikit kecewa saat mendengar kabar tersebut karna ia tidak bisa mengucapkan ucapan terimakasih secara tatap muka dengan bu dewi . ia serta teman kelasnya memutuskan mengunjungi bu dewi lepas perpisahan .

###

Doni dan teman-temannya sudah berkumpul untuk menuju kediaman bu dewi . mereka memulai perjalanannya dengan penuh semangat. Tiba di rumah bu dewi tentu saja kami tidak lupa membawa beberapa bingkisan untuk diberikan untuk bu dewi. Bu dewi yang melihat anak muridnya mengunjungi rumahnya agak seidkit terkejud. Bu Dewi mengucapkan uacapan maaf nya karna tidak dapat hadir di hari perpisahan para muridnya itu.

Doni mendekati bu Dewi dan ia langsung berterimakasih kepada bu dewi atas segalanya. Tangis antara doni dan bu dewi pecah bersamaan. Tidak peduli akan suasana/kondisi yang sedang terjadi. Perjuangan dan kerja keras yang dilakukan doni membuahkan hasil dan tidak berakhir sia-sia. Senyum bu dewi dan doni pun mengembang.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali